***
Aku sudah dengan tegarnya bertahan dan bersabar.
Lantaran, aku begitu sangat mencintaimu, tetapi rasanya semakin sering aku menangis bila bersamamu.
Abaimu dan amarahmu menunjukkan bahwa perjuanganku tak memiliki harga.
Membuatku semakin takut dan mempertanyakan harga diriku di matamu.

No comments:
Post a Comment