
***
BINUS Malang didirikan pada tanggal Juli 2016 tepat di depan komplek Araya. Namun seiring berjalannya waktu dan jumlah calon mahasiswa yang berminat masuk BINUS semakin banyak, maka BINUS mendirikan kampus utamanya di Araya Mansion, yang resmi beroperasional pada September 2019.
Kali ini, aku akan berbagi pengalamanku daftar sebagai mahasiswa BINUS.
Pendaftaran sudah dibuka semenjak September, bertepatan dengan kampus utama yang resmi beroperasional saat itu. BINUS memiliki 2 jalur bagi yang ingin mengikuti Tes Potensi Keberhasilan Studi (TPKS), di antaranya:
- Jalur Biasa
- Jalur Beasiswa
*
Aku mengikuti TPKS jalur beasiswa karena jika lulus TPKS, aku dapat potongan hingga 100% untuk uang pangkalnya. Lumayan, kan?
TPKS ini dibagi menjadi beberapa gelombang dan saat itu, aku mengikuti TPKS gelombang kedua yang diadakan pada bulan Oktober.
*
By the way, gimana aku bisa tau tentang BINUS dan beasiswanya ini? Pertama, aku dapat rekomendasi dari temanku, seorang mahahsiswi di BINUS Malang. Karena aku tertarik, maka aku kontak dengan administrasi BINUS dan menanyakan kapan pendaftarannya dimulai dan yah, seterusnya, aku dibantu dengan dia. Hal lain yang aku lakukan adalah melihat review di google. Belum banyak yang membicarakan tentang BINUS Malang, kebanyakan BINUS Kemanggisan.
*
Proses pendaftaran TPKS
Untuk mendaftarkan diri mengikuti TPKS cukup mudah karena semuanya berbasis online. Cukup siapkan printer dan scanner untuk print dan scan dokumen. Aku berkutat pada program Desain Komunikasi Visual (DKV). Sebelum upload beberapa dokumen, aku harus mengisi data pribadi, nilai rapor, data orang tua, dan apakah aku akan tinggal di BINUS Square (seperti asrama). Setelah itu, baru aku upload dokumen-dokumen, seperti:
- Nilai rapor dari kelas 10 hingga kelas 12
- Pas foto terbaru dengan baju berkerah
- Surat keterangan tidak buta warna dari dokter spesialis mata (khusus DKV dan Desain Interior)
Ini dokumen yang diperlukan pada tahun 2019, bisa sewaktu-waktu berubah.
Setelah itu, aku dapat melihat jadwal TPKS dan diharuskan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000,- serta print beberapa dokumen untuk diserahkan ke pihak administrasi nanti. Sebenarnya, dokumen dapat diserahkan 3 hari sebelum hari H TPKS tetapi setelah bertabya kepada administrasinya, aku bisa menyerahkannya saat hari H, sebelum tesnya dimulai.
Sebelum hari H
Aku mempelajari beberapa materi karena aku sudah lama tidak belajar, hehe. Aku dapat beberapa bocoran dari google, tentang materi apa saja yang diujikan pada TPKS. Cukup gugup sebenarnya dan kurang percaya diri sama kemampuanku sendiri.
Aku juga mendapat Whatsapp dari admisi BINUS, sekedar mengingatkan untuk membawa alat tulis dan dokumen yang diperlukan pada hari H.
Hari H
Minggu, 27 Oktober 2019. Sekitar 07.30, aku sudah berangkat ke kampus utama BINUS Malang karena letaknya sangat jauh dari tempat tinggalku dan untuk mengantisipasi macet. Aku dan ibuku tiba disana kurang lebih 08.15 dan aku segera memasuki ruang administrasi untuk menyerahkan dokumen yang sudah aku print waktu itu. Setelah itu, aku dan ibuku menunggu. Orang tua hadir agar mengenal BINUS ini seperti apa sembari menunggu anaknya mengikuti tes. Jam 09.00, aku berpisah dengan ibuku dan memasuki ruang tes. Sebelum tes berlangsung, aku dan calon mahasiswa lainnya diarahkan kakak pembimbing tentang banyak hal. Setelah itu, tes dimulai!
Tes pertama adalah Matematika. Matematikanya cukup dasar, seperti:
- Statistika
- Aljabar
- Logika
- Dimensi 3
- Peluang
- Persamaan Linier Dua Variabel
- Baris dan Deret
- Nilai Maksimum dan Minimum
- Kalimat Negasi dan Setara
- Permutasi dan Kombinasi
Tetapi yamg membuat kepalaku pusing adalah waktunya yang cukup singkat. Kita diberi waktu sekitar 45 menit untuk menjawab sekitar 35 pertanyaan.
Tes selanjutnya adalah Psikotes. Cukup mudah bila terbiasa tetapi waktunya hanya 15 menit untuk sekitar 45 soal. Kurang lebih soalnya seperti dibawah ini.
Tes selanjutnya adalah Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesianya cukup dasar, hanya bertanya seperti:
- Gagasan dan Kalimat Utama
- Ulasan Karya Sastra
- Puisi
- Kata Baku
- Pantun
- Jenis Paragraf
Waktu yang diberikan 45 menit untuk sekitar 40 soal.
Maaf ya, aku lupa beberapa materi yang diujikan waktu itu, hehe.
Tes terakhir adalah tes menggambar. Ini dikhususkan untuk calon mahasiswa DKV dan Desain Interior. Saat itu aku disuruh menggambarkan diriku sebagai orang yang terkenal dan menjadi cover sebuah majalah. Duh, aku senyum sendiri membaca soalnya.
Setelah tes selesai, aku dan beberapa anak DKV diwajibkan untuk mengikuti tur kampus. Disini, kita dijelaskan bagian-bagian kampus yang sering digunakan mahasiswa DKV. Beberapa menit setelah tur, kami dipulangkan. Sungguh, aku masih memikirkan hasil tesku nanti seperti apa.
Pemberitahuan Hasil Tes
3 hari setelah TPKS, aku mendapatkan email dari BINUS dan isi dari email tersebut adalah
3 hari setelah TPKS, aku mendapatkan email dari BINUS dan isi dari email tersebut adalah

Hasil ini bisa dilihat di website http://admissions.apps.binus.edu/admissions/Home (step 5) beserta dengan seberapa besar potongan yang didapat.
*
Semoga postingan kali ini bisa membantu, ya!
Jika ada pertanyaan, bisa ketik di kolom komentar.
Terima kasih!



No comments:
Post a Comment